Rabu, 07 September 2016

7 Hal Berikut Bisa Membuatmu Tobat dari Sifat Pemalasmu. Jika Kamu Merasa Sering Malas, Coba Cara Berikut Ini

Artikel ini saya buat sebagai tugas dari mbak ollie pada acara pelatihan membuat viral, Sebenarnya judulnya yang bikin istri saya (marita), karena waktu itu saya sedang menemani anak kami Ifa yang sudah mulai bosan. Artikel ini dimuat di trivia.id dengan judul yang sama.

Artikel ini juga telah mengalami proses edit oleh editor trivia.id, baik judul, teks maupun gambar, terima kasih mbak  @restyamalia, tulisannya jadi enak dibaca :)

Malas itu salah satu sifat dasar manusia. Tapi, tiap orang porsinya berbeda-beda. Tergantung bagaimana dia tumbuh. Kalau sifat malasnya sudah terlalu besar. Bukan hanya hidup kita yang tak nyaman. Orang lain lebih tak nyaman lagi. Benar tidak? Yang pasti orang akan malas bekerja sama denganmu. Dekat dengamu saja malas (buat orang yang malas mandi) atau malas mengajak kamu bicara (buat orang yang malas bicara). Berdasarkan informasi yang saya cari tahu dari sana sini dan pengamatan yang saya lakukan, saya punya beberapa hal yang bisa kamu lakukan supaya kamu jadi lebih niat buat taubat dari rasa malas. Semoga membantumu ya.

1. Tingkatkan Rasa Malasmu



Tips yang pertama ini saya jamin bikin kamu tobat. Kalau kamu diminta untuk mengubah rasa malasmu jadi rajin, itu terlalu mudah. Maksudnya mudah diabaikan. Jadi untuk tips pertama, tingkatkan rasa malasmu, minimal 2x dari rasa malasmu sekarang. Misalnya, orang mandi biasanya kan 2x dalam sehari. Berarti orang rajin mandi minimal 2x mandi. Sebagai orang malas, jumlah mandi kita pasti lebih sedikit, yaitu 1x dalam sehari. Mulai sekarang, Tingkatkan lagi rasa malas mandimu, menjadi 1 – 1 = 0 alias tidak mandi sama sekali, dan mari kita lihat efeknya apa yang akan terjadi pada dirimu.

2. Cari Pacar yang Galak

   Photo credit: themodernman
Tips ini bisa digunakan untuk para jomblo. Keunggulan tips yang ini, kamu jadi punya alarm pribadi yang dijamin tak kenal lelah untuk memarahi kamu kalau kamu malas. Saran saya, carilah pacar yang bukan hanya galak, tetapi juga memiliki keteguhan dan kesabaran yang tinggi.

3. Baca Komik Siksa Neraka

Photo credit: youtube

Masih ingat atau tahu komik ini? Lihat cover komiknya saja sudah bikin merinding. Apalagi baca dalamnya. Saya yakin kalian pasti akan ketakutan. Sifat malas memiliki hubungan yang erat dengan ibadah. Orang pemalas biasanya juga malas untuk beribadah. Namanya juga pemalas. Tips yang ketiga, bacalah komik ini 3x sehari (seperti minum obat saja). Bila hal ini kamu lakukan dengan rutin dan sesuai resep. Dalam 3 hari mungkin akan muncul kesadaranmu untuk tidak malas lagi.

NB. Komik ini tidak boleh dibaca anak kecil dan masih di bawah umur ya.

4. Berziarah ke Kuburan

Photo credit: forumkeadilan

Berziarah ke kuburan juga bisa menjadi latihan supaya kita tobat. Kalau kamu ke sana, coba perhatikan kuburan-kuburan di sana. Di kuburan, bukan hanya orang tua saja yang meninggal, ada juga yang masih kecil atau remaja. Meninggal itu tak pandang umur. Jangan habiskan hidup kita untuk tidur, makan, dan ke kamar mandi saja.

Kalau mengingat mati masih tidak bisa buat kamu tobat, coba ubah bermalas-malasanmu di kuburan. Lakukan 3 hari saja dan lihat manfaatnya eh penampakannya.

5. Berdoa dan Minta pada Tuhan Agar Dijauhkan dari Sifat Malas


Ini yang paling penting nih, minta dan berdoa pada sang Pencipta. Tuhan itu sayang pada manusia. Kalau orang tua kita yang notabene hanya dititipkan anak oleh Tuhan saja mau menuruti keinginan kita, apalagi pencipta kita. Betul tidak?

6. Cari Sekretaris Pribadi


Apa sih penyebab pertama kemalasan itu? Penyebab kemalasan adalah karena kita tidak punya target-target untuk kita penuhi, atau targetnya ada, tinggal mau mencapai atau tidak. Untuk itulah kita butuh sekretaris pribadi, untuk selalu mengingatkan kita, kapan ibadah, mandi, dan melakukan banyak hal.

7. Keep Reading This Article

Photo credit: bestjobcenter
Dan tips yang terakhir adalah, sering-seringlah baca artikel ini, supaya kamu selalu ingat dan keinginan kamu untuk tobat dari rasa malas semakin besar.


Selamat mencoba ya.










Selasa, 06 September 2016

(PARENT MUST READ) Gerakan 1821 Sudah Menyebar Hampir keseluruh Indonesia



Gerakan 1821 digagas oleh seorang yang katanya konsultan parenting yang bernama Abah Ihsan Baihaqi. Abah Ihsan Baihaqi adalah direktur dari sekolah parenting Auladi dan sudah berkelana di banyak propinsi di Indonesia, bahkan katanya sampai ke luar negeri.

Gerakan 1821 adalah gerakan atau lebih tepatnya himbauan kepada para orangtua untuk "menyengaja" atau memaksakan orang tua untuk fokus pada anak. Pada jam 18 - 21, orang tua harus memberikan waktunya fokus menemani anak dengan segenap hati, jiwa, raga dan fikiran, menghentikan semua aktifitas dan mematikan semua gadget, televisi, radio, komputer, laptop, kompor, mesin cuci, mesin jahit dan lain-lain.

"Sebagian besar masalah-masalah perilaku anak justru bersumber dari orangtua, bukan dari anak itu sendiri. Tidak satu anak pun yang dilahirkan memiliki niat merusak pikiran dan perilakunya sendiri - Abah Ihsan"

Apa saja yang akan kita lakukan pada jam-jam tersebut? Sebenarnya kita bisa melakukan banyak hal dengan anak-anak kita. Tentunya kegiatan-kegiatan tersebut menyesuaikan dengan usia anak kita. Bila anak kita masih dibawah 7 tahun, Kita bisa bermain dan belajar, melakukan permainan-permainan yang sesuai dengan kesukaan mereka, misalnya tebak-tebakan, main pasar-pasaran atau hanya cilukba. Sedangkan untuk anak yang menginjak usia sekolah, Kita bisa mengkombinasikan dengan belajar, mengulang pelajaran disekolah dengan cara yang berbeda (sambil bermain).

Photo Credits: parenting.com

Selain belajar dan bermain, kita juga harus meningkatkan intensitas kita berdiskusi dengan anak dan dengan pasangan kita.
Ayah dan bunda bisa menyiapkan jadwal permainan untuk anak atau mungkin bisa juga tanpa ada rencana/jadwal hari ini akan bermain apa, karena anak-anak lebih pandai dalam membuat permainan.

Dengan 1821 maka akan terjalin  komunikasi yang mungkin dulu tersumbat oleh "Segala berbentuk Kotak (handphone, tv, radio, komputer, laptop dll)".



photocredits: mystatus360.com

Efeknya, orang tua akan merasakan kembali menjadi orang tua, dan anak akan merasakan kebahagiaan yang luar bisa.
Mari kita kembali pada saat anak kita baru lahir, semoga saja gambarannya sama. Kita pasti merasakan sangat bahagia melihat kelahirannya, saat itu, tangisnya membuncah, tangan-tangan kecilnya berusaha meraih sesuatu, Penantian panjang 9 bulan yang penuh kecemasan, berubah menjadi kelegaan dan kebahagiaan yang tak terkira. kulitnya yang lembut bagai kapas terbaik dan binar mata bulatnya yang bersinar secerah mentari pagi seakan mengatakan "aku sangat bahagia menjadi anakmu Bunda". Tangisannya seakan mengatakan "Bunda dekap aku bunda, dekap aku", terus menerus, dan akan berhenti ketika bundanya mendekap, memeluknya penuh kasih sayang dan memberikan minuman untuk pertama kalinya (maaf nglantur).

Program 1821 memiliki banyak manfaat, baik untuk anak maupun orang tua. bagi orang tua tentu saja akan saling mendekatkan. Suami dan istri semakin banyak berkomunikasi, dan anak juga akan semakin dekat dengan orang tua. Pada akhirnya tidak ada yang namanya anak ayah atau anak bunda, karena kedua-duanya memiliki porsi yang sama.

Program 1821 adalah program yang simple dan praktis, namun hasilnya tidak sesimple programnya. Dan Sering kali pelaksanaannya tidak sesimple dan sepraktis itu, Mengapa? Karena kita (orang tua) banyak yang sudah diperbudak oleh "Segala berbentuk kotak".

testimoni dari pelaksana 1821, dikutip dari artikel 1821 di auladi.net
http://auladi.net/menikmati-program-1821

“Abah, sejak melaksanakan program 1821 dari pelatihan abah, suami saya kalau pulang kerja sekarang tidak lagi megang handphone. Dia main sama anak. Betapa bahagianya saya dengan apa yang dilakukan suami. Bahkan terus ‘ketagihan’ ngurus anak, saat pagi, saat saya tidur di dapur bahkan suami saya sekarang yang sibuk ngurus anak, sementara saya sibuk ngurus dapur.”
“Abah Ihsan, makasih banget 1821 nya, sampai bikin mba Rasya sempat nangis minta jam lebih. Kami bahagia, ketawa-ketawa, kemana kami selama ini? Berasa jadi orangtua tak berguna! Padahal hal yang menurut kami sepele cuma ngaji, baca buku, main hompimpa. Misalnya mbak belajar perbedaan dari hompimpa itu bagaimana, apa kriteria menang dalam hompimpa. Banyak hal lain yang dapat dipelajari dari hal sepele seperti itu. Lanjut main ayunan pake sarung. Jam 8 kami sudah karena mau tidur. Mbak Rasya nangis Abah, mina main lagi bareng kita. Ya Allah…. Abah, dia sangat bahagia sekali. Baru kali ini saya ngeliat dia sebahagia itu bersama kami. Setelah main bersama kami, dia kelaperan. Padahal sudah makan malam. Saya jadi gak susah nyuruh dia makan. Alhamdulillah dapat dobel, makasih abah!”


Untuk mengetahui info lebih lanjut atau mungkin melihat jadwal seminar Abah Ihsan, bisa dilihat di:
http://auladi.net

Komunitas Yuk Jos Semarang :
web yuk jos semarang: http://yukjossemarang.iblogger.org/

Minggu, 04 September 2016

Cerita Blogger Pemula



Banyak orang mengatakan bahwa kegagalan adalah sukses yang tertunda
Namun hal itu tidak berlaku untuk saya. Kegagalan adalah kegagalan, mana bisa sebuah kegagalan dianggap sebagai sebuah kesuksesan.


Ketika seseorang kalah dalam lomba cerdas cermat misalnya, mungkin dia akan berkata "Maaf pak, Saya sukses tapi tertunda". atau  "Maaf pak Saya gagal menjadi juara", kira-kira kalimat mana yang akan dia pilih, saya yakin kebanyakan akan memilih yang kedua. itu berarti bahwa dia mengakui bahwa dia gagal, bukan sukses yang tertunda. kalau tahun besok dia ikut lagi dan menang, Kira-kira kalimat apa yang akan dia pilih? "Akhirnya kemenangan yang harusnya kemarin sekarang kita raih", atau "Akhirnya kita mendapatkan kemenangan". saya sendiri akan memilih yang kedua, ini berarti kompetisi yang lama dengan yang baru itu berbeda, karena memang berbeda, musuhnya berbeda, soal-soalnya berbeda, jurinya mungkin berbeda, panitianya mungkin juga berbeda.
 Saya memandang gagal adalah sebuah kemutlakan dalam sebuah kompetisi, atau pencapaian tujuan. ketika tujuan tidak tercapai, itu berarti kita gagal.
Lalu apa yang akan saya lakukan ketika saya gagal dalam sebuah kompetisi?
Tentu saja mengevaluasi sebuah kegagalan. Bisa saja musuh yang terlalu kuat, keadaan tak seperti bayangan, atau saya yang tidak mampu menjalankan strategi dengan baik. Bila diambil garis besarnya, maka sumber kegagalan adalah "Strategi yang belum baik" atau "saya yang tidak mampu menjalankan strategi dengan baik". Saya tidak pernah menyalahkan musuh saya atau keadaan yang tidak seindah angan-angan, karena seharusnya saya sudah memasukkannya dalam strategi saya.


Rencana Awal: Keputusan membeli domain


Keputusan saya membeli domain roemaweb.com adalah untuk berkompetisi dalam penjualan jasa pembuatan web,
saya (merasa) memiliki kemampuan HTML, CSS, PHP, MySQL dan juga platform blog seperti wordpress dan blogspot. Kemampuan ini menjadi modal awal saya untuk menjual jasa membuat web. Setelah menentukan kompetisi apa yang akan saya ikuti, selanjutnya adalah memilih cara promosi. Hal pertama yang terfikir di otak saya adalah memiliki domain .com. Dengan memiliki domain .com saya bisa membuat laman tentang usaha saya dan saya juga bisa menampilkan contoh-contoh web yang bisa saya buat.
Setelah menimbang dan mencari-cari, tentunya lewat google dan referensi dari kawan-kawan. Saya menemukan web hosting dari referensi seorang kawan, kawan hidup malah hehe, dan setelah saya baca-baca harganya memang cukup kompetitif dan pas di kantong saya yang masih pas-pasan.
Saat itu ada 4 hosting yang jadi pilihan saya (maaf tidak menyebut merek). dan setelah saya timbang-timbang harga dan kebutuhan saya, saya memutuskan untuk memilih Qwords.com.

And Something Must Go (and) ON


Setelah transaksi pembelian selesai, Ada yang harus saya isi, yaitu web saya. proses pembuatan web profile usaha saya pun berjalan. Namun sampai sekarang belum pernah sampai selesai sampai 100%, Mengapa? Karena strategi saya juga belum 100% selesai. strategi ini masih akan terus berubah selama domain roemaweb.com masih ada. dan itu juga berarti, sampai saat ini saya belum gagal.
Namun sayangnya saya juga belum kemana-mana, web yang saya buat isinya masih sama dengan 1 bulan setelah web itu jadi, saya juga belum mencoba untuk menaikkan traffic web saya dan masih mengandalkan "nunggu dihubungi".
Apakah saya hampir gagal? "humm ... Tidak juga, karena sekarang saya menemukan passion yang berbeda. menemukan kompetisi yang berbeda. dan saya sedang mencoba menikmati kompetisi ini, kompetisi tanpa musuh, karena semua adalah kawan. Mungkin kalaupun ada musuh, musuh satu-satunya adalah kemalasan atau lagi gak ada waktu dan ide untuk memposting.

Blogger (on the side way)


Saya memutuskan menggunakan subdomain dari Qwords.com untuk alamat blogger yang pernah saya buat sebelumnya (Cuma saja, tapi nggak pernah diisi).
Alkisahlah, saya buat subdomain wawan, sesuai nama panggilan saya sebagai alamat blog saya. "wawan.roemaweb.com", keren kan? :)), Saking kerennya saya sudah gagal fokus dari penjual jasa pembuatan web menjadi tukang curhat di blog wkwkwkw. Rasanya sayang sekali, punya domain sekeren ini, tapi blognya nggak ada isinya, Nggak ada isinya, jadi nggak ada yang mampir.

Sukses adalah ketika kita tidak gagal


Bagi saya, Sukses adalah ketika kita tidak gagal, Sebuah prestasi/kesuksesan tidak hanya ketika kita menang. Karena tujuan kita bukan hanya untuk menang, Seperti yang saya tulis di awal artikel ini, Saya gagal sebagai juara, tetapi saya tidak gagal sebagai peserta. mengapa? karena saya konsisten mengikuti lomba dan saya menjalankan strategi yang sudah saya rencanakan dengan baik. Dan tujuan saya bukan hanya sebagai pemenang, tetapi juga sebagai peserta lomba, ikut mensukseskan lomba :P.


Saya jadi ingat waktu STM dulu, waktu itu kami berangkat mengikuti perlombaan Jumbara (Jumpa Bakti dan Gembira) tingkat kota Semarang. Saat itu pembina kami tidak menghendaki kami mengikuti lomba, karena sebelum-sebelumnya kami tidak pernah ikut. Untuk apa ikut lomba kalau untuk kalah?. Namun kami tetap ingin berangkat, meski kami tahu akan kalah, semangat kami bukan hanya berkompetisi, namun juga eksistensi kami di kegiatan kepalang merahan Kota Semarang. Meski tidak menang, Kami sukses menjadi peserta Jumbara. Parameter kesuksesan kami bukan hanya gelar "juara", Yang lebih utama dari itu adalah, kami ingin menjadi bagian dari kegiatan pesta tahunan PMR se-kota semarang.

Seperti saat ini, saya merasa sukses menjadi seorang blogger, buktinya sekarang saya rajin sekali posting artikel di blog saya. Rajin share artikel di sosmed, share cari bahan buat posting, dll, dan alhamdulilah page viewnya sudah mulai bagus, kalau dahulu sebelum memakai domain dan nggak pernah posting page view saya sering 0 pengunjung, saat ini rata-rata (hari kerja) bisa sampai 40 atau lebih (Ya iya lah!, dulu kan gak pernah posting, ups...). Semua ini bukan hanya usaha saya pribadi, banyak yang membantu, memberi ilmu dan masukan, dan tentunya juga patner kerja dalam hal domain dan hosting. Sampai saat ini saya belum pernah mendapat komplain kalau blog saya down atau tidak dapat di akses, semua itu berkat Qwords yang sudah membantu saya menyediakan hosting dan menjamin ketersediaan web saya. Terima Kasih Qwords, Selamat Ulang tahun dan Salam Sukses!


Word Count: 946

#Qwordsdotcom, #Qwords11, #LombaBlogQwords11

Jumat, 02 September 2016

Mengenal OOP di Visual Basic 6 , Contoh Kasus CRUD Create Read Update Delete Data Pasien



Object Oriented Programming
Pemrograman Berorientasi Object atau lebih sering disebut OOP adalah paradigma pemrograman yang berorientasi pada object. Semua data dan fungsi dibungkus dalam sebuah object. Setiap object dapat menerima pesan, memproses atau mengirim ke object lainnya. Selain itu setiap object juga bisa diturunkan, berubah menjadi object baru atau berubah memiliki sifat yang lain. Pendekatan OOP mirip dengan pendekatan kita dalam melihat object benda hidup, dimana sebuah object memiliki data/property dan mampu melakukan suatu hal (Fungsi/method). misalnya object kucing. Object kucing memiliki(Property):
kaki =empat
kumis = tipis
perawakan = tegap
kucing bisa melakukan aksi(Fungsi/Method):
Mengeong
Berlari dengan empat kaki
Melompat.

Visual Basic 6
Visual Basic 6 adalah salah satu bahasa pemrograman yang sangat populer. Bahasa pemrograman ini diluncurkan pada tahun 1998. Sehingga kalau dihitung dari umur, Visual Basic 6 sudah berumur 18 tahun. Bahasa pemrograman Visual Basic 6 sangat mudah digunakan dan alurnya sederhana, memiliki learning curve yang sangat pendek, sehingga sangat cocok untuk orang-orang yang ingin memahami alur pemrograman dengan mudah. Karena kemudahannya itulah bahasa Visual Basic 6 masih digunakan sampai sekarang. meskipun sudah keluar penerusnya, yaitu VB.NET.
Berbeda dengan Bahasa Pemrograman lain seperti Delphi atau Java yang masih dikembangkan sampai sekarang. Proses pengembangan Visual Basic 6 sudah ditinggalkan oleh Microsoft. Namun tool-tool dan object yang tersedia sudah cukup mumpuni untuk membuat aplikasi-aplikasi sederhana maupun rumit. Itulah mengapa Visual Basic 6 berhasil lolos dari teori evolusi Darwin

Visual Basic 6 dan OOP
Dulu sekali ketika konsep OOP mulai booming, saya lupa tahunnya, kalau tidak salah waktu itu microsoft mengeluarkan VB.Net untuk menggantikan VB6. Banyak yang langsung bilang bahwa Visual Basic 6 itu kuno dan berbasis prosedural bukan OOP sehingga Visual Basic 6 bukan cuma kuno tetapi juga tidak kekinian.  Seperti yang pernah saya alami. Pada dasarnya saya setuju kalau Visual Basic 6 itu sangat kuno, karena memang sudah tidak dikembangkan lagi. Kekinian juga tidak, apalagi kekirian, tetapi kalau masalah OOP? Visual Basic 6 belum OOP, mari kita lihat potongan kode berikut ini :

dim adocmd as adodb.command
set adocmd = new adodb.command
adocmd.ActiveConnetion = dbconn
adocmd.CommandType = text
adocmd.CommandText="Insert into ApaSaja (Keynya) values ('satu')"
adocmd.Execute

Kalau ada yang bilang Visual Basic 6 belum OOP, saya yakin mereka terlalu banyak memakai GUI, Saya dapat Visual Basic 6 waktu semester akhir, sebelumnya cuma dapat bahasa pemrograman kuno seperti Basica, Pascal dan Foxbase,  Dapat kuliah Foxpro dan VB6 pas semester akhir, itupun mata kuliah konversi. Dan entah kenapa waktu itu saya tidak tertarik dengan Foxpro dan VB6, jadi sering bolos. Alhamdulilah karena sering bolos itulah, saya tidak terkena virus malas ngetik :P.

Sebuah sepeda tetaplah sebuah sepeda meski tidak memiliki rem

Sudah cukup curcolnya, sekarang mari kita coba membuat OOP dengan Visual Basic 6

Membuat Class di Visual Basic 6
Sebelum lanjut ke pembuatan class, sebagai contoh saya ingin membuat class/object "pasien".
Object pasien ini memiliki data:
1 NoCM
2. Nama Pasien
3. Alamat
4. TglLahir
Kemudian class/object ini memiliki method/fungsi:
1. Simpan Data
2. Hapus Data
3. Tampil Semua
4. Cari By Nama

Membuat Class
1. Untuk membuat kelas di Visual Basic 6, Pilih "Project" di menu, kemudian pilih "Add Class Module".
Setelah itu Klik Open
 Lihat ke layar sebelah kanan, di Dock Project. Secara otomatis Visual Basic 6 akan membuat file class module.
2. Ganti nama classnya sesuai dengan nama class/object yang anda inginkan. contoh : Pasien
3. Buat variable lokal sebagai penanpung data seperti berikut:
Private m_NoCM As String
Private m_Nama As String
Private m_Alamat As String
Private m_TglLahir As Date
4.  Sebuah Object atau class pasti memiliki property/data, sekarang mari kita buat Property untuk class pasien.

Property Get NoCM() As String
    NoCM = m_NoCM
End Property
Property Let NoCM(ByVal NewVal As String)
    m_NoCM = NewVal
End Property
Property Get Nama() As String
    Nama = m_Nama
End Property
Property Let Nama(ByVal NewVal As String)
    m_Nama = NewVal
End Property
Property Get Alamat() As String
    Alamat = m_Alamat
End Property
Property Let Alamat(ByVal NewVal As String)
    m_Alamat = NewVal
End Property
Property Get TglLahir() As Date
    TglLahir = m_TglLahir
End Property
Property Let TglLahir(ByVal NewVal As Date)
    m_TglLahir = NewVal
End Property

5. Sekarang saatnya membuat method atau fungsi yang bisa dilakukan oleh class pasien
- Lihat Data
Method ini digunakan untuk melihat semua data ataupun berdasarkan pencarian nama. pada saat load pertama, maka semua akan di load, tetapi bila textbox pencarian diisi, maka datanya akan terfilter sesuai kriteria.

Public Function Lihat_Data(Nama As String) As Recordset
    Dim Irec As Long
    ConString = "Provider=Microsoft.Jet.OLEDB.4.0;Data Source=D:\ABSEN\test class VB6\Pasien.mdb;"
    Set dbConn = New ADODB.Connection
    dbConn.Open ConString
    strSQL = "Select * from Pasien where Nama like '%" & Nama & "%'"
    Set rs = New ADODB.Recordset
    rs.Open strSQL, dbConn, adOpenStatic, adLockReadOnly
    Set Lihat_Data = rs
    Irec = rs.RecordCount
End Function

-Simpan Data
Saya sengaja menggabungkan proses Create dan Update, logikanya bila NoCM tidak ada, maka akan dijadikan data baru, jika NoCM ada, maka data akan di Update

Public Function SimpanData() As Boolean
    Dim Irec As Long
    Dim rs As New ADODB.Recordset
 
    ConString = "Provider=Microsoft.Jet.OLEDB.4.0;Data Source=D:\ABSEN\test class VB6\Pasien.mdb;"
    Set dbConn = New ADODB.Connection
    dbConn.Open ConString
 
    Set rs = New ADODB.Recordset
    rs.Open "Select NoCM from Pasien where NoCM = '" & Me.NoCM & "'", dbConn, adOpenStatic, adLockOptimistic
    If rs.EOF = True Or rs.BOF = True Then
        strSQL = "Insert into Pasien (NoCM, Nama, Alamat, TglLahir) values ( " & _
                 "'" & Me.NoCM & "', " & _
                 "'" & Me.Nama & "', " & _
                 "'" & Me.Alamat & "', " & _
                 "'" & Me.TglLahir & "' " & _
                 ")"
    Else
        strSQL = "Update Pasien set Nama = '" & Me.Nama & "', " & _
                 "Alamat = '" & Me.Alamat & "'," & _
                 "TglLahir = '" & Me.TglLahir & "'" & _
                 "Where NoCM = '" & Me.NoCM & "'"
    End If
    dbConn.Execute strSQL, Irec
    If Irec > 0 Then
        SimpanData = True
    Else
        SimpanData = False
    End If
End Function
-Hapus Data
Public Function HapusData() As Boolean
    Dim Irec As Long
    Dim rs As New ADODB.Recordset
 
    ConString = "Provider=Microsoft.Jet.OLEDB.4.0;Data Source=D:\ABSEN\test class VB6\Pasien.mdb;"
    Set dbConn = New ADODB.Connection
    dbConn.Open ConString
    strSQL = "Delete from Pasien where NoCM = '" & Me.NoCM & "'"
    dbConn.Execute strSQL, Irec
    If Irec > 0 Then
        HapusData = True
    Else
        HapusData = False
    End If
End Function

Pembuatan Class sudah selesai, sekarang saatnya kita membuat Form atau tampilannya.

Membuat Form
1. Ketika kita membuat project baru, secara otomatis akan tercipta Form baru. Atau bisa juga lewat menu project -> Add Form

2. Buatlah 4 label, 5 textbox, 1 flexgrid dan 4 Tombol.
3. Rubah Nama Textboxnya sesuai nama property class pasien. contohnya:
txtNoCM, txtNama, txtAlamat dan txtTglLahir dan yang terakhir adalah textbox untuk mencari nama, sebut saja txtCari.
4. Rubah nama flexgrid menjadi fg1, dan masing-masing tombol, ganti namanya menjadi cmdSimpan, cmdBatal, cmdHapus dan cmdTutup.
5. Membuat sub procedure untuk load data. prosedur ini untuk memudahkan penulisan pemangilan (maaf kebiasaan di VB6, prosedural banget hehe)

Private Sub PanggilSemua(Nama As String)
    Dim Pasien1 As New Pasien
    Set Pasien1 = New Pasien
    With Pasien1.Lihat_Data(Nama)
        fg1.Cols = .Fields.Count + 1
        fg1.Rows = .RecordCount + 1
     
        For n = 0 To .Fields.Count - 1
            fg1.TextMatrix(0, n + 1) = .Fields(n).Name
        Next
        For i = 1 To Pasien1.Lihat_Data(Nama).RecordCount
            fg1.TextMatrix(i, 1) = .Fields(0).Value
            fg1.TextMatrix(i, 2) = .Fields(1).Value
            fg1.TextMatrix(i, 3) = .Fields(2).Value
            fg1.TextMatrix(i, 4) = .Fields(3).Value
            .MoveNext
        Next i
    End With
End Sub

6. Simpan Data
    Simpan Data adalah gabungan dari Create dan Update, Bila NoCM yang di input tidak ditemukan, maka akan dibuat Record Baru, bila ditemukan recordnya akan di Update.,
Klik ganda cmdSimpandata dan masukkan kodenya sehingga tampak seperti berikut:
 
Private Sub cmdSimpan_Click()
    Dim Pasien1 As Pasien
    Set Pasien1 = New Pasien
    With Pasien1
        .NoCM = txtNoCM.Text
        .Nama = txtNama.Text
        .Alamat = txtAlamat.Text
        .TglLahir = txtTglLahir.Text
        If .SimpanData = False Then
            Call MsgBox("Penyimpanan Data Gagal", vbOKOnly, "Perhatian")
        Else
            Call MsgBox("Penyimpanan Data Berhasil", vbOKOnly, "Perhatian")
        End If
    End With
    Call PanggilSemua("")
End Sub

7. Hapus Data
Script Hapus sangat sederhana, karena untuk menghapus data yang kita butuhkan hanya NoCMnya saja, sehingga kodenya seperti berikut ini 
Private Sub cmdHapus_Click()
    Dim Pasien1 As Pasien
    Set Pasien1 = New Pasien
    Pasien1.NoCM = fg1.TextMatrix(fg1.Row, 1)
    If Pasien1.HapusData = False Then
        Call MsgBox("Penghapusan Data Gagal", vbOKOnly, "Perhatian")
    Else
        Call MsgBox("Penghapusan Data Berhasil", vbOKOnly, "Perhatian")
    End If
    Call PanggilSemua("")
End Sub

8.  Cari Data
Proses cari data sebenarnya hanya memanggil prosedure panggilsemua, berikut kodenya

Private Sub txtCari_Change()
    Call PanggilSemua(txtCari.Text)
End Sub

9. Memindahkan data row yang dipilih di flexgrid ke Textbox. 
Fungsi ini digunakan untuk memilih data dan merubah data.bila ingin merubah data, klik data pada flexgrid, kemudian rubah data, lalu klik Simpan.
Private Sub fg1_Click()
    With fg1
        txtNoCM.Text = .TextMatrix(.Row, 1)
        txtNama.Text = .TextMatrix(.Row, 2)
        txtAlamat.Text = .TextMatrix(.Row, 3)
        txtTglLahir.Text = .TextMatrix(.Row, 4)
    End With
End Sub

10. Sekarang kode untuk tutup Form

Private Sub cmdTutup_Click()
    Unload Me
End Sub

11. Kode lengkapnya seperti dibawah ini :
Form1.frm
Private Sub cmdHapus_Click()
    Dim Pasien1 As Pasien
    Set Pasien1 = New Pasien
    Pasien1.NoCM = fg1.TextMatrix(fg1.Row, 1)
    If Pasien1.HapusData = False Then
        Call MsgBox("Penghapusan Data Gagal", vbOKOnly, "Perhatian")
    Else
        Call MsgBox("Penghapusan Data Berhasil", vbOKOnly, "Perhatian")
    End If
    Call PanggilSemua("")
End Sub

Private Sub cmdSimpan_Click()
    Dim Pasien1 As Pasien
    Set Pasien1 = New Pasien
    With Pasien1
        .NoCM = txtNoCM.Text
        .Nama = txtNama.Text
        .Alamat = txtAlamat.Text
        .TglLahir = txtTglLahir.Text
        If .SimpanData = False Then
            Call MsgBox("Penyimpanan Data Gagal", vbOKOnly, "Perhatian")
        Else
            Call MsgBox("Penyimpanan Data Berhasil", vbOKOnly, "Perhatian")
        End If
    End With
    Call PanggilSemua("")
End Sub

Private Sub PanggilSemua(Nama As String)
    Dim Pasien1 As New Pasien
    Set Pasien1 = New Pasien
    With Pasien1.Lihat_Data(Nama)
        fg1.Cols = .Fields.Count + 1
        fg1.Rows = .RecordCount + 1
        
        For n = 0 To .Fields.Count - 1
            fg1.TextMatrix(0, n + 1) = .Fields(n).Name
        Next
        For i = 1 To Pasien1.Lihat_Data(Nama).RecordCount
            fg1.TextMatrix(i, 1) = .Fields(0).Value
            fg1.TextMatrix(i, 2) = .Fields(1).Value
            fg1.TextMatrix(i, 3) = .Fields(2).Value
            fg1.TextMatrix(i, 4) = .Fields(3).Value
            .MoveNext
        Next i
    End With
End Sub

Private Sub cmdTutup_Click()
    Unload Me
End Sub

Private Sub fg1_Click()
    With fg1
        txtNoCM.Text = .TextMatrix(.Row, 1)
        txtNama.Text = .TextMatrix(.Row, 2)
        txtAlamat.Text = .TextMatrix(.Row, 3)
        txtTglLahir.Text = .TextMatrix(.Row, 4)
    End With
End Sub

Private Sub Form_Load()
    Call PanggilSemua("")
End Sub

Private Sub txtCari_Change()
    Call PanggilSemua(txtCari.Text)
End Sub

Private Sub Text1_Change()
    Call PanggilSemua(Text1.Text)
End Sub

Masih malas ngetik, atau cuma pengen lihat hasil akhirnya. Download aja filenya di:
disini